Apr 3, 2011

RO, You Rock My World!

Hellloooo
2 Minggu terakhir saya memasuki salah satu mata kuliah psikodiagnostik yang paling sulit, yakni alat tes Rorschach. Saya dan teman-teman mendapat 4 buku sebagai bahan mata kuliah RO (Rorschach), bahkan Retha memberikan 2 diktat RO yang ia dapat sewaktu S1, sehingga total bahan bacaan yang ada 4 buku + 2 diktat. RO hanya dipelajari selama 4 hari dan hari ke-5 akan diujiankan. Dari sederet alat tes yang sebelumnya saya pelajari (Tidi, WB, MMPI, TAT, Hand Test, SSCT) hanya RO yang diujiankan.
Bahannya sangat banyak, selain itu RO merupakan alat tes yang kompleks. Saya   kewalahan bahkan saat ujian melakukan kesalahan fatal. Skoring telah saya pelajaridengan hati-hati, sehingga pada saat ujian bagian I, saya yakin dalam menjawab. Akan tetapi setelah lembar ujian dikumpul, baru menyadari bahwa saya salah persepsi mengenai satu aspek kecil (mengenai skoring originalitas, red). Fatal, hampir sebagian besar soal bersalahan hanya karena mispersepsi originalitas, sedangkan dari aspek lokasi, determinan, level bentuk  sebagian besar tidak terdapat masalah.
Kesalahan fatal kedua terjadi ketika ujian tes RO "babak ke-2", saya tidak sempat menyelesaikan kasus essay yang diberikan. Saya bahkan mendapat teguran dari dosen. Saya kecewa pada kinerja saya hari itu. Saat membahas ujian dengan Kak Dewi dan Mbak Dessy, saya hampir menangis sehingga saya segera menyudahi pembicaraan. Ujian RO kemarin memang mengguncang satu kelas, hampir semua teman menyatakan tidak puas atau tidak yakin dengan hasil tes RO yang telah mereka kerjakan.Di pikiran saya, kenapa hal itu bisa terjadi? Entahla, saya tidak waspada saat itu.
Meski jadwal yang ditetapkan 5 hari, RO belum usai. Masih ada 2 laporan kasus yang harus diselesaikan. Beberapa hari yang lalu saya dan kelompok kerja (Retha, Nia, Vivi, Rangga) menghadap dosen untuk menyamakan persepsi mengenai skoring. Kami berdiskusi dengan dosen, dan saya merasa lebih baik karena saya dapat berpartisipasi dalam diskusi tersebut. Setidaknya kalaupun nilai saya kenapa-kenapa, hal tersebut bukan terjadi begitu saja karena tidak ada niat atau usaha dari saya. Setidaknya jika saya gagal karena saya sudah berusaha.
Aron selalu menjadi pendengar terbaik. Dia mendengarkan dan menenangkan saya. Setelah berdiskusi dengannya dan mendengarkan nasehatnya, perasaan saya jauh lebih baik, lega. Saya bersyukur ada pendengar seperti Aron dan mempersiapkan mental apapun hasilnya nanti.
Rorschach, Watchmen Version.

Lego

Leg Go Shoes.

Sweet Things Happened on My Bornday

Maret lalu saya mendapat kejutan unik dari teman-teman di kampus. Mereka memberikan kue ulang tahun yang tidak akan pernah saya duga-tidak akan saya lupakan, terong goreng disertai lilin warna-warni! Saya speechless, haha. Terong goreng di SS (Spesial Sambal) adalah menu favorit dan saat happeningnya menu tersebut, sering saya memakannya. Puluhan terong goreng ditumpuk seperti pancake lalu dikelilingi lilin-lilin tadi. Kue ulang tahun saya terong goreng! Haha. Thank you KLD#17 :)
Tepat di pagi harinya Aron menghubungi dan mengucapkan "Happy birthday", begitu juga orang tua, kakak-adik, semua teman dan relasi. Sebelum kejutan kue, kelompok kerja memberikan "amanat" dadakan agar saya menjadi tester life case untuk alat tes psikologi TAT. Sore harinya, Mba Indah, membacakan hasil alat tes wartegg yang telah saya kerjakan (lebih tepatnya saya yang meminta, hehe).
Weekend, adalah saat saya pulang ke Jakarta sehingga bisa merayakan bersama orang-orang tersayang. Saya sangat menikmati waktu bersama mereka. Saya, orangtua, kakak-kakak ipar, dan adik saya merayakannya di GI. Kesempatan kami hanya saat weekend, sehingga kami manfaatkan sebaik mungkin untuk makan bersama, bercengkrama bersama, dan mencari kado untuk saya bersama. Hehe. Saya super senang karena mendapat Gold Tory dari Aron, sparkling edition. Orang tua meminta saya untuk bersabar beberapa minggu karena sepatu yang saya ingin sedang out of stock. Jika sepatu flavia memang sudah habis, saya mau tidak mau menunggu pertengahan bulan. Tidak apa-apa, karena sweet things happened on my bornday :)


Mar 21, 2011

The Dot



Sabtu selalu menjadi hari yang saya nanti. Pagi sampai siang hari biasanya saya cicil tugas-tugas agar dapat menghabiskan waktu untuk nonton, makan, window shopping, dan bercerita bersama Aron.
Beberapa minggu yang lalu kami menonton "Drive Angry", diperankan Nicholas Cage. Film DA ini cukup menghibur. Banyak darah dimana-mana tetapi penyajiaannya melibatkan humor yang lucu menurut saya. Tokoh penjaga neraka cukup menggelitik dan sadis tetapi sebenarnya ia tokoh yang baik, kalian musti lihat sendiri. Saya dan Aron sama-sama suka nonton film. Kalau lucu, dia bisa tertawa sangat keras didalam studio. Akibatnya saya yang tidak niat, menjadi ikut tertawa karena mendengar tawa membara dari pacar saya sendiri. Hehe.
Hoia, polkadot adalah kesukaan saya sekarang. Tampaknya demikian dengan stripes yang baru-baru ini muncul. Saya semangat ingin memodifikasi dalam penampilan saya, karena multifungsi untuk di kampus, maupun untuk santai. Aaah saya jadi "gatal" ingin memainkan Polyvore...

Mar 20, 2011

Jazzie









Beberapa minggu yang lalu saya, aron, dan kakaknya, dan suaminya mengikuti workshop photography sekaligus mengikuti festival Java Jazz.
Merupakan salah satu pengalaman yang menyenangkan.
Kami berfoto, ngemil, tertawa, dan hampir ditilang petugas.
Hehe.

Mar 12, 2011

Random


Beberapa hal random yang saya inginkan : pertama adalah ke pantai! berjemur di pantai, bermain pasir, banana boat, main air, menyantap seafood, massageeee.... Sweet!

Tidur nyenyak. Hal ini impian saya dan semua teman sekelas saya pastinya. Tidur nyenyak tanpa tugas.

Skull of The Ring! Uberrr!!!

Quality time with Babycakess. Dia adalah orang yang jail, rese, nyebelin tp sabar, bijaksana, dan tertawanya "kecil" seperti saya. Hahahahaha
Dia juga merupakan sahabat saya. Reliable.

Doggie!!!! saya suka anjing! Berbulu, lucu, friendly dan setiap saya "menceritakan" keluh kesah di hadapan Baby (anjing saya), dia mendengarkan; bahkan mencium-cium ketika saya menangis. Anjing merupakan salah satu hewan dengan figur hero, menurut saya pribadi. Hachiko sukses membuat air mata saya bercucuran.

Family. Sebisa mungkin saya luangkan waktu weekend ke Jakarta. Saya naik bus menuju Jakarta. Saya rindu rumah, makan malam atau menonton bersama keluarga. Meskipun terkadang ujung-ujungnya saya jaga rumah karena harus mengerjakan tugas, saya usahakan pulang.

Nariiiii. Saya ingin menari. Sayang sekali kuliah sangat padat, menguras tenaga. Akhir pekan saya manfaatkan untuk refreshing dan istirahat. Suatu hari nanti.


Mar 9, 2011

My Pleasure

-Another Quality Time With Aron-