Showing posts with label Happy Feet. Show all posts
Showing posts with label Happy Feet. Show all posts

Jun 9, 2011

Getaway

Yup, beberapa hari yang lalu bersama ibu dan kakak, kami liburan santai ke Singapore. Tenggang waktu yang saya miliki hanya satu minggu tanpa kuliah, namun (tetap) harus kerja mandiri membuat 2 laporan. Kondisi seperti ini membuat saya merasa tidak seperti liburan satu minggu.Meskipun demikian 2 hari di Sing cukup menyenangkan, saya benar-benar lepas dari beban tugas karena sengaja tidak membawa laptop. Jadi kalaupun terlintas di fikiran tidak mungking saya jogging ke jakarta untuk mengetik laporan. hahaha. Biasanya kami fokus melihat segala aksesoris perempuan, kali ini cukup berbeda kami melihat segala perlengkapan untuk bayi. Saya dan ibu membantu Lola memilih pakaian-pakain mini lucu untuk bayinya nanti. Karena belum diketahui gender dari bayi tersebut, kami mencari segala motif dan warna yang free gender. Huaa.. sebelum mendapat gelar master degree ternyata saya akan mendapat gelar auntie terlebih dulu. hehe. Oia, akhirnya saya mendapatkan sepatu yang sejak awal tahun saya idam-idamkan. Salvatore Ferragamo :)))


May 22, 2011

First Day of Counseling

Wee weee weekend!

2 minggu yang lalu saya menghabiskan weekend bersama Aron setelah saya melakukan sesi konseling. Ya, kampus memberi kami mahasiswa kesempatan untuk melakukan 1 sesi konseling kepada individu yang tidak dikenal sama sekali. Saya memberi 2 konseling kepada 2 klien yang berbeda. Karena kedua klien saya tinggal di Jakarta, sehingga hari Kamis saya survey private room untuk konseling. 
Tibalah hari konseling, saya dan klien melaluinya selama kurang lebih 1 jam tiap klien. Menjadi prioritas untuk tidak menceritakan isi dari konseling yang saya lakukan, kerahasiaan klien adalah tanggung jawab saya dan semua teman magister profesi. Setelah melakukan konseling perasaan saya bercampur aduk. Saya deg-degan dan tegang. Jangan sampai kehabisan kata-kata dan harus fokus untuk menyimak (bukan hanya mendengar) setiap kata dan muatan emosi yang terkandung dari ucapan klien saya. 
Saya kini mengerti ketika salah satu dosen saya yang merupakan Terapis Keluarga, bahwa mendengar aktif benar-benar menguras energi. Ya siapa bilang psikolog kerjanya hanya duduk mendengar saja. Banyak energi yang harus saya kerahkan untuk menyimak (sekali lagi, bukan hanya mendengar) cerita klien dan mengkomunikasikan empati saya. Itu pun saya merasakan masih banyak yang harus dievaluasi dari diri saya sebagai konselor. Pengalaman saya kemarin sebagai konselor membuat saya senang. Saya tidak menyangka kemarin melaluinya, "mencicipi" seper-sekian porsi bagaimana rasanya menjadi konselor. Terlebih lagi presentasi atas konseling yang telah saya lakukan mendapat apresiasi dari teman-teman dan dosen.
Hal baik terjadi seusai konseling, saya dan pacar nonton Source Code. Setelah sekian lama pergerakan film di Jakarta tidak jelas akhirnya kami bisa menyaksikan film yang menghibur. Saya sangat terhibur karena selain sudah lama tidak nonton, film ini merupakan science fiction yang disisipkan romantis dan pemaknaan waktu.

Colter : "Christina, what would you do if you knew you had less than a minute to live?"
Christina : "I'd make those seconds count.."


 

Music Night


Sabtu lalu kakak Aron mengajak kami makan malam di gedung UOB, Tin Pan Alley. Tempatnya menyenangkan sekilas mengingatkan saya pada Loewy. TPA merupakan bistro Amerika. Sayang sekali saya masih kenyang saat itu, tetapi spaghetti aglio alio yang dipesan saya rekomendasikan ; lembut, padat - tidak terlalu lembut, ada sensasi sedikit garing, dan tentu saja enak, hehe.
Oia, TPA yang aslinya merupakan tempat nominasi penulis musik di USA, selanjutnya kami menemui Race di Anomali Kemang karena band saudaranya, unsoiree, tampil. Kebetulan sekali kami mengunjungi 2 tempat dengan tema musik. Di sana justru Aron bertemu salah satu temannya yang lucu sekali. Gesture dan segala ucapannya bisa ditertawakan, hahaha. Hanya satu hal yang membuat saya drop mood, yaitu super macet Kemang! Ugh, sepanjang jalan tidak ada pergerakan. Sampai rumah, saya "dadah-dadah" pacar dan mengatakan "ati-ati di jalan car.. kisss" :)


May 20, 2011

Apr 17, 2011

Apr 3, 2011

Try This

I Like Kitchenette.
Nice Experience
2 foto teratas saya ambil langsung dari website kitchenette. Thx

Mar 21, 2011

The Dot



Sabtu selalu menjadi hari yang saya nanti. Pagi sampai siang hari biasanya saya cicil tugas-tugas agar dapat menghabiskan waktu untuk nonton, makan, window shopping, dan bercerita bersama Aron.
Beberapa minggu yang lalu kami menonton "Drive Angry", diperankan Nicholas Cage. Film DA ini cukup menghibur. Banyak darah dimana-mana tetapi penyajiaannya melibatkan humor yang lucu menurut saya. Tokoh penjaga neraka cukup menggelitik dan sadis tetapi sebenarnya ia tokoh yang baik, kalian musti lihat sendiri. Saya dan Aron sama-sama suka nonton film. Kalau lucu, dia bisa tertawa sangat keras didalam studio. Akibatnya saya yang tidak niat, menjadi ikut tertawa karena mendengar tawa membara dari pacar saya sendiri. Hehe.
Hoia, polkadot adalah kesukaan saya sekarang. Tampaknya demikian dengan stripes yang baru-baru ini muncul. Saya semangat ingin memodifikasi dalam penampilan saya, karena multifungsi untuk di kampus, maupun untuk santai. Aaah saya jadi "gatal" ingin memainkan Polyvore...