Jan 31, 2010

Something that Makes Me Gregetan!

Saya sangat menyukai shopping, berbelanja flats, heels, baju, jeans, dress. Memadu-madankan dan kemudian mengenakannya dapat membuat saya memulai hari menjadi menyenangkan. Ya menyenangkan diri sendiri. Ketika window shopping saya sangat suka ke kids area melihat coat merah dengan kancing hitam besar, ballerina flats hitam mengkilap ala london sole, legging abu, leather jacket yang modelnya sama dengan punya saya di rumah. AAAAAAAHHHHHH lucu-lucu sekali!!!!!!! Saya tidak tahan melihatnya!
Membayangkan badan-badan mungil mereka dilapisi leather jacket, kaki imut mereka melangkah dengan ballerina flat shoes. Iiiiiihhhh pengen saya "utak-atik" anak-anak mungil itu. Sayangnya, saya tidak ada keponakan atau sepupu kecil yang bisa saya dandani. Jadi, saya hanya bisa memandangi dan memastikan bahwa anak saya nanti akan mendapatkan kasih sayang saya yang utuh plus bonus shopping bersama saya. pasti! hehehe
Ada kejadian lucu, sepulang dari kantor saya pergi ke PP untuk refreshing. Saya sempatkan menuju mother care. Seperti saya ke Zara/Mango/Oasis dll, saya juga mengambil baju-baju mungil itu dan saya pegang-pegang. pasti saya lepas dari gantungannya hahahha. Saat itu saya menggunakan dress abu rajut yang mengikuti bentuk badan saya dan kebetulan sekali saya habis makan. Bisa dipastikan perut saya "menggembung" dengan indahnya dan menonjolnya. Tidak perlu berkaca, saya yakin pasti wajah saya sumningrah ketika sedang di mother care. Entah mengapa senang aja saya pegang-pegang (hahahaha) dan sepertinya salah satu pegawainya memperhatikan saya. Lalu dia menyapa saya, "ini yang pertama ya mbak?" HUAHAHAHA saya intip perut saya yang memang buncit dan karena berdandan ala kantor jadi tidak heran pula kalo pegawainya mengira demikian. Lalu saya senyumin aja. Udah. Wahahaha!!!!
Jaman saya kecil dulu mana ada sejarahnya baju-baju anak seperti sekarang ini. Mama saya bahkan pernah mendandani saya dengan jumpsuit biru, kaos putih, stocking hijau dan sepatu kuning. MAMA!!!!!!
Saya punya sepatu ini warna silver, lucu banget kalo bisa kembaran!


Semua gambar saya copy dari Burberry Kids, Little Marc, Agatha Rus de La Prada, Jean Paul Gaulitier Kids dan Zara. Saya tdak mengklaim sebagai gambar saya dan sama sekali tidak diperuntukkan untuk penjualan atau keuntungan gelap. Terima Kasih =)

Jan 29, 2010

Danger




"It is safe to wear high heels while u're pregnant, but it may not be comfortable. Because your center of gravity it will be constantly changing and walking in heels will be harder to manage."
-Catherine Lynch, Obgyn-

"Wearing high heels while pregnancy isn't a good idea. That's because your weight increases and center of gravity change, making you walk less steadily. A fall during pregnancy could hurt you and YOUR BABY. So, think twice."
-Jennifer Shu-

Dec 30, 2009

Lola & Daisy

Huhuhu.. sebentar lagi malam tahun baru, 2010. Betapa dahsyatnya, saya akan melaluinya sendiri tanpa keluarga. Orang tua, kakak dan adik saya aan ke Jepang dan saya ditinggal di perusahaan jepang (di Sudirman dan bisa digapai Rp.3500 saja pake busway, huahahaha).
Beginilah, pekerjaan membuat saya harus tinggal. Kalu mau mengikuti "Id" saya, tentu saya ingin sekali menikmati proses packing hingga pulang dari Jepang. Tapi tentu saja kalau hal itu terjadi, pada hari saya masuk kantor, saya pasti disalib sama orang-orang kantor. Atau mungkin saya dijadikan Large Format Printer. Huahaha
Jadi, saya mantap dengan komitmen untuk melanjutkan tugas saya. :D

Hey ada yang ingin saya share. Apakah kalian selalu menggunakan parfum? apakah kalian pengkoleksi parfum? wuaw! kemari.. kemari..! Di Singapore saya, kakak dan ibu saya paling suka berburu parfum. Saya dan kakak saya membeli Marc Jacob, Daisy & Lola. Wanginya manis, segar dan unik!
Saya sangat merekomendasikan!!!!!





Dec 25, 2009

It's Beginning


YEAAAYYY....GRADUATION!!!!!
Setelah menunggu 6 bulan, akhirnya datang juga hari saya wisuda. Aiih akhirnyaaaa.
Kebahagiaan saya terasa lengkap karena kehadiran keluarga. Selain orang tua dan adik saya, kakak saya dari Ausie dan pacarnya juga menghadiri acara wisuda saya kemarin. Saya beruntung! Saya sangaatttt senang!!! Aaaaahhhhh senang!
Terimakasih
Terimakasih Tuhan, segala usaha saya diberkati. Saya masih dipersilahkan menikmati manisnya hari saya.
Terimakasih Keluarga. Orang tua, kakak dan adik. Terimakasih atas doa-doanya. Terimakasih buat ayah saya yg khusus menelfon dari Bandung saat saya mau sidang. Dan juga kakak saya yang menelfon dari Aussie. It means a lot.
Terima Kasih Race, Micel, Dini, Windi, Nandha
Race & micel, si pintar ini banyak memberi advice saat saya skripsi. Mereka bisa dibilang panutan saya. Pintar tegas dan berani berpendapat!
Dini & wyndhy saat skripsi kami saling mendukung dan memberi informasi tentang perskripsian. Saya salut dengan keuletan dini. Dia sungguh si gadis rajin. Wyndhy, ini si anak keren preman, dia juga rajin bahkan saat pengumpulan skripsi jam 4 sore (saya masih ingat), kami kumpul skripsi bareng dengan sama-sama tidak mandi! hwahaha!!
Nandha. Si anak riang ini juga menjadi tempat curhat saat saya skripsi dan menyemangati saya. Tapi sayang dia tidak datang saat saya wisuda :'(
Terimakasih Untuk Semuanyaaaa





Ingat saat saya membicarakan kebaya? Yup Yup, sedikit berbeda saya memesan kebaya berwarna hitam. Lagi-lagi saya bersyukur hasilnya sangat memuaskan. ;)))


We also did Funny things!


BUSWAY


OH MAIIII..............!!
Sudah hampir sebulan saya tidak nge-blog. Benar-benar tidak terasa, setiap minggu yang saya lalui di tempat saya bekerja menguras tenaga fisik saya. Saya tidak menguli melainkan ada "perjuangan" saat saya berangkat dan pulang bekerja. Saya memutuskan untuk menggunakan busway, hihi. Saya harus bangun pagi pkl 4.00 atau paling telat pkl 5.00 pagi dan sudah harus berangkat pkl 6.15 pagi. Dulu waktu kuliah, mana ada sejarahnya bangun ronda spt ini, bahkan sangat santai karena saya membawa mobil.
Tapi sekarang lain, puncaknya adalah saat pulang kantor, halte busway bak arena "tempur". saya bisa kecapekan karena sampai di rumah jam 21.00. Begitu sampai rumah saya tidak ada daya makan, saya butuh tidur! Belum lagi kalau saya overtime, ow ow ow. Tidurpun terasa begitu nyenyak...
Meskipun demikian, Dibalik itu semua saya sangat menikmatinyaaaaa. Saya semakin mandiri dan tidak mau bergantung pada orang lain. Jujur saja masa bekerja inilah pertama kalinya saya menggunakan jasa busway. Se-sesak-sesaknya, secapek-capeknya, saya menikmatinya. Bahkan menjadi lucu karena saya dan teman saya menjuluki halte harmoni sebagai halte dengan sensasi "Eskalator" atau sensasi berjalan ala "pinguin"! Tidak perlu bergerak, pati kita bisa sampai sendiri ke dalam bisnya. huahahaha. Percayalah, pasti didorong orang-orang. But its fun also!!!!
Saya bersyukur ;)
Saya sampai hafal loh :
"Pemberhentian selanjutnya, Halte H A R M O N I. Perhatikan barang bawaan Anda dan hati-hati melangkah. Terima Kasih."




Prinsip saya sebagai pengguna jasa Busway :
1. Harap maklum
    tidak mudah tersinggung saat mengantri didorong2. selama tekanan dorongannya masih bisa dikendalikan.
2. Berani
    Berani bertanya baik ke petugas atau sesama pengguna busway, "mas lajur ini menuju lebak bulus ga?"
    Berani kepada orang-orang yang ambigu (mau megang, mau nyopet).
    Pernah saat saya mengantri ada satu mas-mas "nempel" banget di belakang saya, langsung saya pelototin, tapi ga kapok juga. saya putar badan kebelakang sehingga menghadap dia, lalu saya bilang "Nih, kau di depan aja. ayo biar cepat!" kaget dia, huahaha
Pernah juga pas mau keluar dari bus, ada mas2 sungguh-sungguh mendorong dengan jiwa raganya, saya dan perempuan di samping saya merasa sangat terganggu karena ketidaksabaran dia. Lalu saya pegang lengan mas itu trus saya "geser" dia jadi ke depan saya dan perempuan di samping saya.
3. Tenggang Rasa
    Sebisa mungkin saya tidak menduduki bangku yg khusus utk lansia.
    Saat duduk, bila ada orang tua, ibu hamil, org cacat, saya beri mereka tempat yg saya duduki
    Saat saya berdiri dan trnyata ada bangku kosong, tapi ada orang tua/hamil/cacat, utamakan mereka



Nov 28, 2009

Lucky Trip for New Entry Level

YA.
Too lucky for new entry level.
Saya seketika merasa cukup keren keren gimana gitu. haha.
Bukan, ini tidak menyombong. Justru saya merasa beruntung karena saya dihadapkan pada 2 pilihan antara liburan dan pekerjaan, dan saya mendapatkan keduanya.
Short Trip
3 hari saya berada di Singapore untuk refreshing. Anggota trip kemarin adalah saya, ibu, kakak dan pacar kakak saya. Di sana cukup menyenangkan karena saya suka travelling dan shopping. Semakin menyenangkan karena ada Duo Photographer (kk sy & pcrnya) yang siap mengabadikan kami semua di sepanjang sudut daerah "ikan berkepala singa" tersebut.
Banyak yang saya naksir di spore. Tentunya sepatu! haha. Tapi nantila harganya lebih mahal dari gaji saya dan untuk barang spt itu, saya lebih suka 70 - 100% dari kantong saya sendiri. Jadi saya mau menabung dulu, kalau jodoh tak akan kemana *menghibur diri wuahahahaha.










Karim Rashid Heels


Karim Rashid

KR adalah seorang designer serba bisa. Cakupannya cukup besar, antara lain dalam lighting, produk, fashion, furniture, art hingga packaging. waw.
Rancangan KR yg saat ini sangat mencuri perhatian saya adalah "KR heels/wedges for Melissa Shoes".  Turunan Mesir-Inggris ini benar-benar memukau saya.



NB : Kali ini saya mengincar warna lime atau pink. Rata-rata sepatu saya hitam dan coklat semua.
Come to Me Little karim